PKV Games – Sejak dahulu aktivitas perjudian memang telah banyak diketahui oleh masyarakat. Bahkan sebagian orang sudah menganggap perjudian layaknya aktivitas yang turun-temurun. Tak ayal majunya teknologi juga menjadikan sebuah sistem dalam dunia perjudian mulai diciptakan. Misalnya saja jika dahulu hanya ada perjudian konvensional yang hanya dapat dilakukan secara langsung, kini tidak.

Meski para pejudi tahu jika aktivitas perjudian ini memang dilarang di Indonesia, akan tetapi tetap ramai orang melakukannya. Mengingat taruhan judi online memang cukup leluasa untuk dilakukan, pada akhirnya banyak yang melakukan hal ini. Lebih dari itu, nyatanya kita tahu jika negara melarang keras akan kegiatan ini. Selain itu, Islam sendiri menjadi salah satu agama yang paling kuat melarang kegiatan ini. Bahkan memang benar jika semua penganutnya harus menaati perintah agama dengan tidak melakukan aktivitas ini.

Dalam bahasa Arab judi ini disebut dengan masysir. Maysir ini didapatkan dari kata yusr yang memiliki makna gampang atau mudah. Dinamakan masysir sebanding lurus dengan orang yang bermain taruhan dapat memperoleh maupun kehilangan harta dengan mudah. Jikalau zaman dulu yang dijadikan objek untuk bertaruh ialah onta. Onta ini akan dipotong dan dagingnya dibagi-bagikan seusai dengan sedikit banyaknya kemenangan yang mereka dapatkan. Saat ini perjudian online maupun konvensional kerap dimainkan.

Perjudian sendiri memiliki arti melakukan taruhan sengaja dengan suatu benda yang dianggap bernilai. Padahal pejudi juga paham mengenai resiko juga harapan yang akan terjadi pada taruhan ini. Meskipun begitu, nyatanya mereka belum tahu akan hasil yang sebernarnya. Dapat dikatakan jika melalui permainan judi ini setiap orang mengharapkan keuntungan. Nah dalam permainan ini nantinya setiap orang yang kalah akan merugi secara materi sedang yang memang akan untung secara materi.

Islam Berbicara Mengenai Perjudian Online Maupun Konvensional

Jikalau menurut kacamata Islam, perjudian online maupun konvensional sama-sama dilarang. Hal ini dibuktikan dengan berbagai dalil yang ada di dalam al-quran. Dalam alquran surah al ma’idah ayat 90 telah dijelaskan mengenai larangan ini. Dikatakan bahwasanya, baik minuman keras, perjudian, menghudi nasib dengan anak panah juga berkorban untuk berhala sama sekali tidak dibenarkan. Agar menjadi beruntung maka segenap umat Islam harus menghindari perbuatan tersebut.

Selain itu kita akan mengambil sedikit potongan dari surat al-baqarah ayat 219 mengenai perjudian ini. Dikatakan bahwasanya ketika seseorang bertanya mengenai khamr dan judi pkv games. Maka dijawablah jika keduanya memang terdapat dosa yang besar sekaligus manfaat. Meskipun begitu, nyatanya lebih banyak dosa yang terkandung dibandingkan manfaatnya. Pada sedikit potongan ini saja sudah sangat jelas mengenai pelarangan adanya perjudian ini, baik online maupun konvensional.

Mengenai perjudian online maupun konvensional ini pelarangannya masuk dalam sebuah hadis Rasulullah juga. Dikatakan bahwasanya dalam hadis riwayat Imam Bukhori juga Muslim jika perjudian ini hendaknya dihindari. Dalam hadis dikatakan, jika ada seseorang yang mengajak kita bertaruh maka hendaknya kita bersedekah saja. Melalui hal ini sungguh jelas jika baik dari segi hukum maupun agama sekalipun keduanya sama-sama selaras.

Alasan Islam Melarang Perjudian

Sebuah Perbuatan Keji dan Buruk

Ya alasan utama yang mendasari judi online atau offline menjadi aktivitas yang terlarang ialah karena merupakan perbuatan yang keji. Seperti yang telah kita ulas sebelumnya dalam surat al mai’dah ayat 90 tersebut. Bahkan dapat dikatakan jika perjudian merupakan perbuatan keji di atas pekerjaan setan itu sendiri. Dalam artian kegiatan perjudian ini merupakan salah satu aktivitas buruk yang sudah seharusnya kita tinggalkan. Selain itu, bermain taruhan judi ini secara tidak langsung dapat menghancurkan diri kamu sendiri.

Terdapat Banyak Kecurangan

Meski banyak pemain perjudian online maupun konvensional yang menghindari fakta ini. Ya, dalam perjudian sendiri memang telah menyimpang dari prinsip keadilan itu sendiri. Padahal dijelaskan dalam al quran surat al ma’idah ayat 8 sudah diterangkan agar kita menjadi saksi yang adil. Dapat dikatakan jika semua aset yang didapatkan dalam perjudian ini sama sekali bukan milik kita. Bahkan setiap orang yang bermain taruhan mendapatkan kemenangannya berdasarkan kebetulan.

Membuat Banyak Orang Menjadi Malas

Perlu diingat jika perjudian memang membuat kita menjadi pemalas. Tentu kita tahu begitu mudahnya orang merampas harta dari orang lain melalui perjudian ini bukan? Untuk itu orang menjadi senang melakukan permainan yang begitu mudah ini. Secara tidak sadar ketika bermain taruhan ini kamu bisa lalai dari melakukan tugas yang jauh lebih penting. Kamu menjadi hidup dalam khayalan untuk terus mendambakan kemenangan yang sebenarnya begitu jauh sekali.

Membuat Lalai Dari Perintah Sang Pencipta

Tidak dapat dipungkiri jika baik perjudian online maupun konvensional akan membuat pemain menjadi lalai. Ya, mereka lupa dan lalai hingga melanggar perintah sang pencipta untuk menjauhi perbuatan ini. Melalui hal ini para pejudi juga lebih bersemangat untuk melakukan hal sia-sia dan membuang waktu mereka.

Kerugian Besar-Besaran

Alasan terakhir mengapa Islam melarang adanya perjudian ini ialah karena dapat menyebabkan kamu rugi besar-besaran. Betapa tidak, kamu bisa merugi baik melalui pikiran, tenaga juga finansial. Kamu bisa merugi secara waktu karena terlalu asik dalam permainan taruhan ini. Terlebih lagi jika kamu melakukan taruhan ini secara online maka waktu juga uang yang kamu keluarkan bisa menjadi tidak terasa.

Itulah sedikit ulasan mengenai pandangan Islam terhadap perjudian online maupun konvensional. Maka dari itu, mulai sekarang hendaknya kamu kembali berbalik untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang merugikan ini.

Write Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Recent Posts

Meta