Larangan judi menurut hadits nabi. Dalam agama islam judi sangat dilarang keras. Dalilnya jelas tertulis dalam Al-Quran. Beberapa ayat menjelaskan mengenanai judi yang disandingkan dengan khamr atau minuman keras kadar dosanya. Allah mewanti-wanti umat islam untuk senantiasa menjauhkan diri dari perbuatan judi agen dominoqq yang sangat merugikan dirinya dan lingkungannya.

Sebagai pedoman hidup umat muslim, maka Al-Quran dan hadits sangat penting untuk kita ketahui isinya. Sebagai muslim kita sebaiknya mengerti mengenai dasar-dasar agama kita dan dalil-dalil yang menjadi landasan sebuah aturan atau hukum menjadi berlaku. Ketika kita mengetahui mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak maka akan kian memantapkan keyakinan pada hati kita dalam bertindak.

Kita tidak ragu-ragu dalam melakukan sesuatu karena kita mengerti betul dasar aturannya. Kenapa ini begini kenapa itu begitu kita dapat menjelaskannya secara rinci. Hal itu diharapkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Sang Pencipta. Termasuk mengetahui larangan judi menurut hadits nabi diharapkan akan menambah kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW.

Kita acapkali menganggap jika aturan agama terlalu banyak melarang. Yang dilarang dalam aturan agama justru hal-hal yang menyenangkan dan enak untuk dilakukan. Jika paradigma itu ada pada diri kita sebaiknya kita ubah paradigma tersebut. Secara logika Allah tidak butuh umatnya untuk taat kepadaNya. Jadi Allah tidak memiliki kepentingan apapun pada aturan-aturan yang dibuatNya.

Termasuk aturan larangan judi menurut hadits nabi. Aturan Allah yang disampaikan melalui nabi ini juga tidak ditujukan untuk Allah sendiri melainkan untuk umat muslim semuanya. Larangan dibuat justru untuk melindungi manusia itu sendiri sebab Allah mengetahui apa yang tidak manusia ketahui. Sebenarnya sebagai muslim kita sudah sangat dipermudah.

Sebab Allah telah memberikan guideline yang sangat jelas untuk pedoman hidup kita. Mengenai judi sendiri termuat setidaknya pada tiga ayat dalam Al-Quran yakni pada Surat Al-Baqarah ayat 219 dan surat Al-Maidah ayat 90-91. Ketiga surat tersebut secara jelas melarang adanya kegiatan perjudian.

Sedangkan larangan judi menurut hadits nabi secara lebih rinci akan kami ulas di bawah ini. Nabi telah memberi teladan yang sangat patut untuk kita ikuti. Nabi tidak pernah terlibat atau melakukan perjudian sekalipun. Ia suci dari tindakan-tindakan demikian. Bahkan Ia tidak melakukan hal buruk tersebut jauh sebelum diangkat sebagai Nabi pada usia 40 tahun.

Nabi hadir di tengah masyarakat dengan tata kelola yang sangat buruk. Orang-orang Jazirah Arab pada waktu itu bisa dikatakan sangat bar-bar. Mabuk, Judi, dan mempermainkan perempuan menjadi hal yang dianggap biasa. Nabi hadir sebagai antitesa dari perilaku manusia-manusia yang demikian. Secara perlahan nabi mengajak masyarakat disana untuk berubah.

Meski tak selalu berjalan mulus dalam mengajak kepada kebaikan atau berdakwah namun nabi tak pernah kehilangan semangatnya. Upaya yang dilakukan secara pelan dan terstruktur perlahan membuahkan hasil. Banyak orang yang masuk islam dan mengikuti anjuran-anjuran yang diberikan nabi. Mengenai Larangan judi menurut hadits nabi ada di bawah ini, lanjut baca terus ya.

Hadist Riwayat Bukhari Muslim

Hadits ini berbunyi: ‘An abii Hurairoh Rodiyallohu’anhu, qoola: qoola Rosulullohu shollallohu’alaihi wasalam: man khalafa faqoola fii kholifihi: wallaati wal’uzza, falyaqul: Laailaahaillallooh, waman qoola lishoo khibihi: ta’aala aqoo mirka, falyatashoddaq.

Larangan judi menurut hadits nabi ini mengandung arti: Dari Abu Hurairoh Rodhiyallohu’anhu, dia berkata: Rosulullohu’alaihi wasalam bersabda: Barang siapa bersumpah dengan mengatakan demi Latta dan ‘Uzza, hendaklah dia berkata Laaillaa haillallooh, dan barang siapa berkata kepada kawannya “mari aku ajak kamu berjudi”, hendaklah dia bersodaqoh.

Sebelumnya mari kita kupas pengertian judi itu sendiri agar tidak bias. Judi merupakan suatu transaki dua orang atau lebih untuk tujuan pemilikan suatu barang atau jasa yang akan menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lainnya dengan mengaitkan hal tersebut pada suatu aksi atau peristiwa. Judi sangat luas sekali pengertiannya bukan?

Larangan judi menurut hadits nabi masih sangat relevan dengan kondisi saat ini, terlebih pada era digital sekarang. Orang dapat bermain judi hanya dari aplikasi atau website dari ponselnya. Pada pengertian judi di atas tergambar jelas bahwa judi dapat beraneka ragam bentuknya. Poinnya adalah pada menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain yang dikaitkan pada peristiwa tertentu.

Orang yang sudah terjebak pada mental penjudi dapat mengaitkan segala peristiwa yang dihadapinya dengan perjudian. Sekedar masalah plat nomor motor lewat atau tebak-tebakan baju guru di  kelas dapat menjadi ajang perjudian. Hal-hal remeh namun sudah menjadi ajang perjudian tentu akan sangat membahayakan mental penjudi itu sendiri.

Maka tidak heran jika agama melarangnya. Larangan judi menurut hadits nabi di atas memberi pesan penting bahwa jika ada orang yang mengajak judi maka ia diminta agar bersodaqoh. Ini baru pada tahap mengajak belum sebagai pelaku. Apalagi jika kita yang melakukan tentu hukumannya akan lebih berat. 

Sodaqoh disitu seperti tebusan untuk cuci dosa. Seolah mengatakan bahwa kita telah mengotori rezeki yang diberikan oleh Allah dengan menggunakannya untuk berjudi sehingga perlu adanya pembersihan harta dengan bersodaqoh. Agar kita kembali ingat Sang Khaliq dan tidak kembali mengulangi perbuatan tercela tersebut.

Larangan judi menurut hadits nabi di atas menyampaikan terminologi judi sepaket dengan persekutuan terhadap Tuhan. Di dalam islam judi dianggap sebagai dosa besar sehingga kalimat-kalimatnya kerap sepaket dengan pemabuk dan orang yang menyekutukan Allah. Kerugian berjudi cukup dahsyat tentunya sehingga dosanya diidentikkan dengan perbuatan buruk lainnya.

Nah, Demikian ulasan larangan judi menurut hadits nabi yang sudah kami ulas. Semoga ulasan di atas dapat memberikan perspektif baru mengenai judi dan dapat bermanfaat untuk kita semua. 

Write Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Recent Posts

Meta